Pendidikan

7 Pahlawan yang juga Seorang Guru dari Ki Hajar Dewantara hingga Kartini Hari Guru Nasional

Hari ini, Senin (25/11/2019) diperingati sebagai Hari Guru Nasional. Momen tersebut merupakan sebuah penghargaan atas jasa para guru yang telah ikut mencerdaskan anak bangsa. Penetapan Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 tahun 1994.

Guru memiliki peran besar dalam kemerdekaan Indonesia. Dari merekalah, rakyat membuka mata untuk bebas dari penjajahan. Nah ternyata ada beberapa guru yang kemudian dinobatkan sebagai pahlawan nasional.

Siapa saja mereka? Di urutan pertama ada nama Dewi Sartika yang juga merupakan pejuang emansipasi wanita. Sejak kecil, Dewi Sartika sudah menunjukkan kecintaannya pada dunia pendidikan.

Sambil bermain, ia sering mengajari teman temannya baca tulis dan Bahasa Belanda. Ia lalu mendirikan Sakola Istri (sekolah perempuan) yang kemudian menginspirasi berdirinya sekolah sekolah sejenis di tanah Pasundan. Berikutnya adalah HOS Tjokroaminoto.

Ia adalah seorang ulama pendiri organisasi Sarekat Islam (SI) sekaligus guru besar para tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia seperti Soekarno dan Tan Malaka. Organisasi SI pimpinan Tjokroaminoto secara politik merupakan organisasi pelopor pergerakan nasional. Tak banyak yang tahu bahwa Jenderal Soedirman adalah seorang guru.

Jenderal Soedirman adalah guru dan kepala sekolah di sebuah sekolah dasar yang dikelola oleh organisasi Islam Muhammadiyah. Ketika Jepang datang, Soedirman bergabung dengan organisasi militer PETA bentukan Jepang. Lalu saat Belanda kembali datang, Soedirman diangkat menjadi jenderal yang memimpin pasukan gerilya.

Tokoh satu ini pasti tak lagi asing ya? Bapak pendidikan Nasional ini memang dikenal sebagai seorang guru. Selain mendirikan organisasi politik Indische Partij, pria bernama asli Suwardi Suryaningrat ini juga mendirikan sekolah Taman Siswa dan menulis buku.

Ia juga dikenal melalui semboyannya dalam sistem pendidikan yang berbunyi ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani . ("di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan"). Selanjutnya adalah Raden Ajeng Kartini. Ia merupakan sosok yang memperjuangkan para perempuan untuk mendapatkan pendidikan yang layak seperti halnya lelaki.

Selain sebagai guru, Kartini juga mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor Kabupaten Rembang yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka. Ahmad Dahlan merupakan seorang guru agama, pahlawan nasional, dan pendiri salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, Muhammadiyah. Ia juga dikenal atas jasa jasanya mengajarkan keislaman yang menuntut kemajuan, kecerdasan dan keikhlasan beramal bagi masyarakat luas.

Di bidang pendidikan, ia sukses menghasilkan banyak guru besar seperti Ki Hadjar Dewantara dan Jenderal Besar Soedirman. Sama seperti Ahmad Dahlan, Hasyim Asy'ari adalah seorang guru agama dan juga pahlawan nasional. Ia merupakan pendiri salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU).

Di kalangan Nahdliyin dan ulama pesantren ia dijuluki Hadratus Syeikh yang berarti maha guru. Hal ini karena kemampuannya yang tidak hanya paham ilmu agama namun juga hukum Belanda.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close