Metropolitan

Aksi Tolak Penggusuran di Bekasi, Warga Terlibat Bentrokan dengan Satpol PP

Petugas Satpol PP terlibat bentrokan dengan warga Perumahan Bumi Rawa Tembaga, Jalan Bougenville Raya, Jakasampurna, Bekasi barat, Kamis (25/7/2019). Bentrokan tersebut terjadi sekira pukul 08.45 WIB. Bentrokan ini dilatar belakangi penolakan warga atas penggusuran lantaran tak pernah diberikan sosialisasi, sedangkan surat peringatan untuk warga turun hanya dalam kurun 3 minggu.

Pantauan Kompas.com di lokasi, satpol PP merangsek masuk ke perumahan yang sejak pagi sudah diadang warga. Barikade sejumlah pemuda setempat tak berdaya melawan dorongan satpol PP. Sejumlah ibu ibu yang turut mengadang gerbang ikut terdorong oleh puluhan anggota satpol PP. Belum diketahui ke mana mereka dibawa, namun sejumlah petugas satpol PP berseru agar membawa pemuda tersebut ke Polres Metro Kota.

Selang 15 menit, warga memaksa berdialog dengan satpol PP karena menilai petugas telah bertindak represif dan terburu buru. "Kami hanya melakukan tugas. Tolonglah mengerti kami sejak pagi tugas. Kalau tidak diadang, tidak ada bentrok," ujar salah seorang petugas satpol PP. "Jangan dibongkar dulu pak," seru warga. "Kami mau musyawarah untuk mufakat dulu. Kami taat asas Pancasila," seru warga lain.

Warga tampak membawa berkas edaran Komnas HAM dan DPRD yang pada intinya meminta Pemerintah Kota menunda penggusuran dan mengutamakan mediasi terlebih dahulu dengan warga terdampak. Namun, alat berat berupa backhoe telah mendahului negosiasi dengan merubuhkan sebuah rumah warga di ujung jalan. Kementerian PUPR melalui Pemerintah Kota berencana menggusur perumahan warga yang dianggap bangunan liar di atas Tanah Pengairan di Jalan Bougenville Raya RT 001 RW 011, Jatisampurna, Barat, pada Kamis (25/7/2019).

Tanah tersebut diklaim sebagai tanah negara. "Penertiban tersebut untuk menjaga ketertiban pengelolaan sungai agar fungsi sempadan dapat dikembalikan untuk penanganan banjir di daerah aliran sungai Jatiluhur," ujar Sekretaris Dinas Tata Ruang Kota , Dzikron dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (24/7/2019).

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close