Nasional

Daftar Online Melalui www.prakerja.go.id dari Minggu Kedua Bulan April Cara Dapat Kartu Pra Kerja

Cara dapat kartu Pra Kerja yakni dengan mendaftarkan diri melalui link daftar www.prakerja.go.id. Melansir prakerja.go.id, Sabtu (4/4/2020) guna Kartu Pra Kerja yakni untuk mengembangkan kompetensi angkatan kerja, meningkatkan produktivitas dan daya saing. Waktu pendaftaran kartu Pra Kerja akan dibuka padapekan kedua bulan April 2020, sebagaimana diinformasikan akun Instagram @prakerja.go.id.

Lantas bagaimana cara mendaftar untuk mendapatkan kartu Pra Kerja? Kunjungi laman prakerja.go.id, pastikan Anda memiliki email aktif. Pilih 'daftar'.

Masukkan nama lengkap, email dan kata sandi. Masukkan konfirmasi kata sandi, kemudian centang kotak persetujuan. Klik 'Daftar'

Selanjutnya verifikasi email. Cek email untuk melakukan verifikasi. Kunjungi laman prakerja.go.id, pastikan telah memiliki akun.

Login, kemudian masuk ke Dashboard. Isi verifikasi KTP. Klik 'Berikutnya'.

Lengkapi data diri dan unggah foto KTP dan swafoto dengan memegang KTP. Lakukan Verifikasi nomor Telepon. Klik 'Kirim'.

Setelah selesai verifikasi KTP, mengisi data diri, dan verifikasi nomor telepon, pemohon diwajibkan melakukan deklarasi survey. Berikutnya pemohon wajib mengikuti tes. Setelah selesai tes, pendaftaran, pemohon ikut seleksi batch, pilih lah batch yang diinginkan disesuaikan dengan domisili.

Pendaftaran selesai, silahkan menunggu proses evaluasi pendaftaran. Tunggu notifikasi lolos/gagal. Selain itu, pada halaman Frequently Asked Questions ditegaskan bahwa kartu Pra Kerja bukan untuk menggaji pengangguran.

Sementara kartu prakerja dapat dimiliki WNI usia 18 tahun ke atas dan tidak sedang bersekolah/kuliah. Karyawan dan korban PHK juga boleh mendaftar program Kartu Pra Kerja. Melalui akun Instagram @prakerja.go.id menginfokan tiga hal yang haris dipersiapkan untuk mendaftar kartu pra kerja yakni:

Pastikan koneksi internet stabil. Buat akun Kartu Pra Kerja Siapkan data diri.

Sementara itu, setidaknya ada tiga syarat mudah untuk mendaftar kartu prakerja, yakni: Warga Negara Indonesia (WNI) Usia di atas 18 tahun.

Tidak sedang sekolah/kuliah. Diwartakan sebelumnya, saat ini terdapat perubahan prioritas penerima Kartu Pra Kerja. Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah mengatakan semula Kartu Pra Kerja ditujukan kepada pencari kerja atau pekerja untuk mendapatkan layanan pelatihan vokasi (skilling dan re skilling).

Kartu Prakerja mengalami perubahan skema untuk merespon dampak Covid 19. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pemerintah mengubah kebijakan Kartu Prakerja untuk mewadahi para karyawan yang terkena PHK atau dirumahkan, para pekerja harian yang kehilangan penghasilan, dan para pengusaha mikro yang kehilangan pasar atau kehilangan omzet. Saat ini, Kemenaker telah meminta Dinas Tenaga Kerja se Indonesia untuk menginventarisis data pekerja yang dapat menerima Kartu Pra Kerja, terutama pekerja yang terkena PHK dan dirumahkan akibat wabah Covid 19.

"Kami harap para Kadisnaker segera mengumpulkan dan melaporkan data pekerja ter PHK dan dirumahkan baik pekerja formal dan informal serta UMKM terdampak Covid 19 untuk mendapatkan kartu prakerja," kata Ida Fauziyah saat Rakor program Kartu Prakerja melalui teleconference dengan para Kadisnaker se Indonesia di kantor Kemnaker, Jakarta, Rabu (1/4/2020). Ida melanjutkan, para kadisnaker diminta melaporkan data lengkap by name by address yang dikirim berupa nama karyawan, nomor kontak, NIK, email, dan pekerjaan. Pengumpulan dan pelaporan data diharapkan dapat segera dilakukan dalam minggu ini agar proses pelatihan berbasis kartu prakerja bisa dimulai.

"Semakin cepat data terkirim, akan semakin cepat kartu prakerja diluncurkan untuk memperoleh akses layanan pelatihan secara online terutama bagi karyawan ter PHK maupun dirumahkan," kata Ida. Menaker Ida menambahkan pekerja yang mengalami PHK dan dirumahkan bisa mengakses program Kartu Prakerja sepanjang memenuhi persyaratan. Syaratnya penerima Kartu Prakerja berusia di atas 18 tahun, mengalami PHK atau dirumahkan.

"Jika tak memenuhi syarat akan langsung didiskualifikasi. Misalnya, peserta di bawah 18 tahun atau sedang sekolah atau peserta sudah memperoleh bantuan program PKH," katanya.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close