Seleb

Ditjen Pajak Buka Suara Isi ATM Andre Taulany hanya Rp 397 Ngetren Artis Pamer Saldo Milyaran

Ngetren artis pamer saldo milyaran rupiah, isi saldo Andre Taulany malah cuma Rp 397, ini kata Ditjen Pajak. Andre Taulany baru baru ini mengunggah video pamer saldo yang tak biasa. Alih alih memamerkan saldo milyaran rupiah, Andre Taulany justru menunjukkan isi saldo ATM nya hanya ratusan rupiah saja.

Pembawa acaraAndre Taulanymenyoroti tren sejumlahartisyang memamerkan isi saldoATMmereka. Apalagi paraartistersebut memamerkan isi saldonya demi sebuah konten yang membuatnya menjadi bingung. "YouTube YouTube sekarang yang viral itu rata rata tentang cek saldo. Terus saldonya sekian, saldonya sekian, kayak gitu bisa viral, bingung gue," ujar Andre dalam Vlog YouTube Taulany TV yang dikutip Kompas.com, Kamis (28/11/2019).

"Orang itu pengin tahu banget, pengin kepo banget saldo orang, terus yang nonton banyak lagi. Gue pertamanya sih cuek lihat konten kayak (pamer saldoATM) gitu, tapi lama lama agak kesal juga," kata Andre. Andre tidak bisa banyak berbicara banyak lagi terkait dengan aksi rekan artis yang pamer isi saldo ATM tersebut. Andre pun memberikan nasihatnya. "Ingat, di atas langit masih ada langit," ucapnya.

Adapun dengan gaya satirnya, Andre mencoba ikut ikutan memamerkan isi saldo ATM miliknya. Saat itu, Andre mengajak asistennya pergi ke tempat mesin ATM . Andre pun menanyai seorang satpam yang tengah menjaga mesin ATM di sebuah bank swasta.

Gelak tawa pecah seketika saat layar mesin ATM menampilkan isi saldo ATM Andre yang ternyata di luar ekspetasi. "Enggak ada yang nebak, saldo saya Rp 397. Kenapa kalian berpikirnya M M an? Padahal saldo saya Rp 397," ujar Andre dengan tawa terkekeh. Kejadian lucu pun terjadi saat asisten mengetahui saldo ATM Andre.

Sang asisten pun dengan canda berniat pulang kampung dan tidak mau bekerja lagi dengan Andre gara gara saldo ATM nya hanya ratusan perak. "Gimana sih, kok artis saldonya segitu?" ujar Tono, asisten Andre lalu pergi meninggalkan majikannya. Andre pun dengan guyonannya berlagak sedih. Dia merasa kehilangan asistenya gara gara saldo rekeningnya tidak besar.

Adanya fenomena artis dan youtuber memamerkan saldo ATM ternyata tak hanya menarik minat masyarakat luas, namun juga Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak. Jika orang tersebut memiliki penghasilan di Indonesia dan jumlahnya penghasilannya di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) atau di atas Rp 54 juta per bulan, maka wajib untuk membayar pajak. "Youtuber, kalau dia orang Indonesia, dapat penghasilan di Indonesia, atau pun dia penjual online, penjual di pasar, selama di atas PTKP dia wajib bayar PPh (Pajak Penghasilan) secara self assesement," ujar Suryo ketika memberi penjelasan kepada awak media di Jakarta, Senin (25/11/2019).

Sebagai informasi, beberapa selebriti yang memamerkan saldo di rekening mereka adalah Sejumlah selebriti yang memamerkan saldo rekeningnya di antaranya Barbie Kumalasari, Raffi Ahmad, hingga Ria Ricis. Tak tanggung tanggung, saldo rekening mereka bahkan jumlahnya miliaran rupiah. Suryo mengatakan, jika para selebritas tersebut ternyata tak membayarkan pajak, pihak DJP telah memiliki data rekening perbankan dengan saldo di atas Rp 1 miliar.

Hal tersebut sesuai ketentuan Automatic Exchange of Information (AEoI) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 39 Nomor 2017 tentang Tata Cara Pertukaran Informasi. "Kalau enggak setor, bisa dilihat datanya di Pak Irawan (Direktur Pemeriksaan dan Penagihan DJP), ada atau enggak," ujar dia. Adapun dalam PMK tersebut, Ditjen Pajak memiliki hak untuk memantau informasi keuangan wajib pajak pribadi yang memiliki rekening minimal Rp 1 miliar.

Adapun untuk wajib pajak badan, besaran rekening yang bisa diakses oleh otoritas fiskal tidak dibatasi. Sementara itu, Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Irawan menjelaskan, dalam mekanisme pemeriksaan data kepatuhan perpajakan dilakukan dengan asas kehati hatian. Ditjen Pajak baru akan membuka dan memeriksa data wajib pajak jika ingin melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Meski, sejak Desember 2017 lalu otoritas fiskal telah menerima data secara otomatis dari lembaga keuangan. “Pasca adanya ini, kami sudah menerima data keuangan secara automatically. Ini sudah dimulai untuk data keuangan berupa saldo rekening per 31 Desember 2017, itu sudah kami minta. Itu kami terima pada April 2018,” ujar dia. (

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close