Internasional

Donald Trump Langgar 4 Aturan Kerajaan Inggris dalam 2 Pertemuan Terakhir Bersama Ratu Elizabeth II

Kunjungannya ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 3 hingga 5 Juni. Kehadiran Donal Trump dan istrinya ini atas undangan yang diberikan Ratu Elizabrth II. Ini adalah lawatan keduaDonaldTrumpke Inggris, sebab ia juga mengunjungi negara tersebut pada 12 13 Juli 2018.

Ketika mengunjungi anggota keluargaKerajaanInggris, tentu setiap orang harus mematuhiprotokolkerajaan. Oleh karenanya, para tamu kerajaan Inggris biasa diberibriefingmengenaiprotokolkerajaansebelum berinteraksi dengan para anggota keluargaKerajaanInggris. Namun, PresidenAmerikaSerikatDonaldTrumpbeberapa kali terlihat melanggarprotokolkerajaandalam dua kali lawatannya.

Dalam kunjungan kerja pertamanya pada 2018,DonaldTrumpdilaporkan membiarkanRatuElizabethIImenunggu di Windsor Castle. Ratu Elizabeth II terlihat beberapa kali mengecek jam tangan. Namun, saat itu sebenarnya tidak diketahui apakahDonaldTrumpbenar benar terlambat,RatuElizabethIIyang terlalu cepat datang, atau Ratu hanya ingin melihat jam.

Donald Trump kemudian mengatakan bahwa laporan ia terlambat merupakan 'berita bohong' dan sebenarnya ia telah tiba di Windsor Castle 15 menit lebih awal, meski Ratu Elizabeth II terlihat menunggu dalam foto yang beredar di media. Menurut situs resmi KeluargaKerajaanInggris, "Tidak ada kode sikap yang diwajibkan saat bertemu dengan Ratu atau anggota keluarga kerajaan lainnya, tetapi banyak orang yang ingin mematuhi aturan tradisional." Membungkukkan badan sebagai rasa hormat ataucurtsytidak wajib dilakukan ketika bertemu anggota keluargaKerajaanInggris.

Presiden Amerika pun tidak diwajibkan untuk membungkukkan badan kepada anggota kerajaan negara lain. Namun, sebenarnya Pangeran William dan Pangeran Harry akan menundukkan kepalanya alias memberikan penghormatan saat bertemu denganRatuElizabethII. Sehingga, banyak pemimpin negara lain yang memilih melakukan hal yang sama sebagai bentuk hormat kepada Ratu.

KetikaDonaldTrumpbertemuRatuElizabethIIpada 2018, ia melanggar tradisi tersebut dan memilih berjabat tangan. Sementara hal ini juga terulang dalam kunjungan kerja di awal Juni 2019. Donald Trump mengajakRatuElizabethIIberjabat tangan saat bertemu,MelaniaTrumpjuga melakukan hal yang sama alih alih memberi hormat dengan melakukan gesturcurtsy.

Berjalan di depanRatuElizabethIIdianggap sebagai pelanggaran berat atas aturan kerajaan, menurut The New York Times. Dalam lawatan tahun 2018, Donald Trump terlihat berjalan di depan Ratu Elizabeth II dan memotong jalannya. ProtokolKerajaanInggrismengatakan tak ada orang yang boleh menyentuh Ratu kecuali ia menawarkan tangannya dulu.

Dalam live streaming pertemuanDonaldTrumpdenganRatuElizabethIIsepanjang 14,5 menit, terlihatDonaldTrumpsedikit menyentuh punggung Ratu untuk membantu saat ia bangkit dari kursinya. Hal ini tentu melanggarprotokolkerajaan. Michelle Obama pernah melakukan kesalahan yang sama pada 2009 saat ia menyentuhkan tangannya ke punggungRatuElizabethII.

Dalam buku memoarnya yang berjudul "Becoming", Michelle mengungkapkan ia tidak menyadari hal tersebut. Sampai akhirnya Michelle tahu ia telah melakukan sesuatu yang dianggap kesalahan yang melakukan. Namun, perlu diketahui sebenarnyaRatuElizabethIIpun dilaporkan pernah mengatakan kepada Obama bahwaprotokolkerajaanadalah 'omong kosong.'

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close