Internasional

Garin Nugroho di Jepang: Di Indonesia Bukan Hanya Mall Saja Tetapi Juga ada Pasar Mistik

Pembuat karya seni Setan Jawa yang berhasil sukses di Jepang Selasa ini (2/7/2019) Garin Nugroho (58) mengungkapkan kepada umum pentingnya mistik sebagai salah satu budaya di Indonesia. "Memang di Indonesia mistik jadi bagian penting," papar Garin kepada sekitar 600 penontonnya seusai penayangan karya seni yang dibuatnya, gabungan tarian musik 3D dan film bisu hitam putih Setan Jawa pertama kali di Jepang Selasa ini (2/7/2019). Bahkan Garin mengajar warga Jepang datang ke Indonesia melihat sendiri adanya pasar Mistik di Yogyakarta, bukan hanya Mall saja yang ada di Indonesia.

"Pasar mistik ada di Indonesia tiap tahun bisa datang ke Yogya untuk melihat situasi mistik. Jadi di Indonesia bukan hanya Mall saja tetapi juga ada pasar Mistik," tambahnya. Pertunjukan dengan karcis 3000 yen per orang dihadiri penuh penonton sekitar 600 orang dan memberikan tepukan panjang sekali tanda keberhasilan penampilan pertamanya Setan Jawa karya Garin Nugroho tersebut di Jepang. Tamu khusus artis film Asmara juga hadir dalam acara diskusi setelah penampilan acara Setan Jawa tersebut.

"Dari kecil saya memang suka film bisu seperti Charlie Chaplin. Lalu saat bekerja tahun 2012 saya tak sengaja berkenalan dengan Garin Nugroho yang kemudian akhirnya mengajak main di film Setan Jawa," papar Asmara. Akhirnya tahun 2015 belajar di Institut Seni Surakarta, dilatih basic syuting dan tarian Jawa sebelum tampil di film tersebut. "Mas Garin juga katanya ingin mengambil setan dari aura saya yang belum saya kenal sebelumnya biar jadi sukses," tambahnya lagi dengan tawa dan disambut tawa juga oleh Garin.

Sementara latar belakang film Setan Jawa menurut Garis berasal dari lingkungan kehidupannya sendiri. "Ada adegan keluarga ibu nenek di rumah saya yang terkenal mistis. Orang sekitar kampung saya pasti tak mau dekat dekat rumah, takut dengan rumah saya." Orang sekitar rumah, menurutnya, selalu menganggap kakek Garin ikut pesugihan sehingga punya rumah besar dan kaya raya.

"Sejak kecil dijadikan gossip saya marah lalu bikinlah film saja, muncullah Setan Jawa." Selain itu Garin juga bercanda kepada teman temannya. "Kalau mau tahu saya ikut pesugihan atau tidak, datanglah ke rumah saya setelah saya mati. Kalau ada wajah saya di pilar pilar rumah saya artinya saya ikut pesugihan. Tetapi kalau tak ada saya tak ikut pesugihan," tambahnya lagi.

"Saya sempat sekitar seminggu berada di Indonesia untuk pelajari budaya tari dan sebagainya. Cantik sekali memang Indonesia." Tadinya KOM_I sempat menolak tawaran main dalam acaraSetan Jawasiang ini. "Namun setelah saya mendengar suara gamelan Jawa dan keliling pulau pulau di Indonesia, walaupun waktunya tak cukup, saya jadi senang sama Indonesia. Saya mau ke Indonesia lagi suatu waktu nanti," tambahnya lagi.

Artis Jepang ini tampaknya sering tertawa sendiri, berusaha tersenyum selalu itu, tampaknya memang jatuh cinta dengan Indonesia kini dan memainkan perannya dengan baik penuh improvisasi siang ini (2/7/2019) di lantai 11 Yurakucho Asahi Hall.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close