Internasional

Ikut Pesta Yakuza, 11 Komedian Jepang Dirumahkan, Namanya Dicoret dari Stasiun Televisi

Sebanyak 11 komedian serta artis Jepang yang tergabung dalam Yoshimoto Kogyo dirumahkan, nama mereka juga dicoret dari berbagai stasiun televisi. Para komedian itu 5 tahun lalu mengikuti pesta akhir tahun yang diselenggarakan kalangan penipu mafia Jepang (yakuza) khususnya Inagawakai di Tokyo. Ke 11 selebritis itu adalah Hiroyuki Miyasako (49), Ryo Tamura (47), Razor Ramon HG (43), Yoshinari Fukushima (41), Masashi Kumada (46), Punch Hamasaki (38), Takuhiro Kimura (43), Moody Katsuyama (39), Hiroyuki Yasoshima (35), Hiroshi Tsunemichi (36) dan Diego (41).

Miyasako belakangan meminta maaf. "Saya sangat menyesal menerima uang itu, meskipun itu secara tidak langsung," kata dia. Yoshimoto Kogyo kantor para artis juga meminta maaf dan menekankan bahwa ini adalah pertama kalinya mereka mengetahui dari laporan yang masuk dan pihak lain adalah organisasi antisosial tidaklah diketahui sebelumnya.

"Tidak ada fakta bahwa mereka para artis terhubung langsung," ungkap perusahaan tersebut. Namun karena uang yakuza masuk ke kantong para artis, akibatnya mereka mendapat hukum cukup berat, dirumahkan tak boleh beraktivitas dulu. Hukum anti Yakuza di Jepang sebenarnya juga mengharuskan kalangan yakuza mengidentifikasikan dirinya sendiri apabila masuk ke dalam sebuah pesta besar.

Kenyataan tentu tak akan ada orang yakuza yang mau melakukan demikian. Namun untuk registrasi di bank, jual beli maupun sewa rumah, jual beli sewa mobil, ada ketentuan penolakan anggota yakuza dan harus menyatakan diri bukan anggota yakuza serta menggunakan hanko (inkan) seperti tanda tangan dari yang bersangkutan. Kalau berbohong langsung ditangkap polisi dan dimasukkan ke tahanan.

Jika mengakui dirinya yakuza, mereka tak akan bisa membuka akun bank, tak akan bisa beli tanah rumah atau tak akan bisa sewa rumah maupun beli/sewa mobil. Biasanya dilakukan oleh orang lain seperti keluarga jauh yang memang bukan anggota yakuza dengan cara meminjam nama mereka. Hubungan kalangan artis Jepang dengan yakuza memang sangat ketat diperiksa terutama aliran uangnya.

"Hal ini berbeda dengan masa lalu sekitar 10 tahun lalu di mana masih agak lebih santai hubungan kedua kelompok tersebut karena belum ada UU Anti Yakuza yang melakukan pelarangan, dimaksudkan untuk membatasi gerakan mereka di masyarakat," tambah sumber itu. Info lengkap yakuza dapat dibaca di www.yakuza.in.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close