Internasional

Kuasa Hukum Sebut Fakta Tak Terduga 12 Pria Ditangkap Diduga Perkosa Dua Gadis di Bawah Umur

Dua belas pria muda ditangkap atas tuduhan perkosaan terhadap dua gadis di bawah umur. Menurut keterangan polisi kejadian ini terjadi di Jacksonville State University, Amerika Serikat. Sebelas pelaku menghadapi tuduhan pemerkosaan tingkat dua, dan satu lainnya dituntut dengan pasal sodomi.

Polisi menangkap sembilan pelaku pertama selama rentang dua hari pada pertengahan September lalu. Sementara penangkapan terakhir dilakukan beberapa waktu lalu sehingga pelaku total menjadi 12 orang. Beberapa tersangka adalah mahasiswa kampus tersebut, menurut laporan NBC News.

Yang sebelumnya ditangkap adalah: Brandon Reece Barton (19); Avory Triston Cosby (20); Walker Harris (18); James Lyle (19); Christian Lane Homesely (19); Caleb Matthew Lafollette (21); Kyler Taran Morgan (18); Seth Robert Emmenegger (22) dan Daniel Ralph George (18). Mereka diduga melakukan hubungan seksual dengan dua gadis di bawah umur di dekat sekolah Jacksonville,Alabama, AS, selama beberapa bulan terakhir. Penyelidik mengatakan kelompok pria tersebut awalnya menghubungi gadis gadis itu pada bulan Januari.

Penyelidik Jay Harrington dari Unit Kejahatan Utama Calhoun Cleburne mengatakan, korban diduga berusia antara 12 hingga 16. Namun, Bill Broome, seorang pengacara untuk salah satu terdakwa mengatakan bahwa satu korban yang diduga mengaku dirinya berusia 19 tahun di media sosial. "Ini hanya label yang salah jika mencap para pemuda ini sebagai pemerkosa," kata Bill Broome.

Broome memberi tahu media WBRC bahwa kliennya adalah korban dan yakin gadis itu harus juga menghadapi tuntutan karena menipu. Tetapi hal tersebut tidak ada konsekuensi bagi gadis itu. "Fakta bahwa dia berbohong tentang usianya di Tinder dan di Facebook tidak ada konsekuensinya." kata pengacara Roger Appell di siaran stasiun radio.

Pengacara Jacksonville State University Sam Monk mengatakan kepada NBC bahwa para gadis menghubungi para tersangka. "Gadis gadis itu menghubungi mereka lewat media sosial dan kemudian datang ke kampus atau tempat berdekatan dengan kampus kami untuk bertemu orang orang ini." Sam Monk juga mengatakan setidaknya tiga orang yang ditangkap tidak memiliki hubungan dengan kampus tersebut.

Polisi meningkatkan patroli keamanan di sekitar kampus dan jaminan keselamatan. Mahasiswa sekarang diharuskan menunjukkan bukti bahwa mereka adalah siswa di sana sebelum memasuki aula tempat tinggal kampus, lapor ABC 33/40. Rapat dewan pengawas darurat sempat diadakan pada 21 September 2019 lalu setelah polisi memperingatkan ada enam kasus perkosaan,

"Kami sebagai institusi dan sebagai komunitas berkomitmen untuk memelihara lingkungan kampus yang aman dan tepercaya bagi mahasiswa, karyawan, pengunjung, dan tamu kami, dan kami akan melanjutkan kewaspadaan yang sesuai dan pendidikan di seluruh kampus."pernyataan dari kampus tersebut.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close