Metropolitan

Masalah Keluarga dan Himpitan Ekonomi Diduga Jadi Penyebab Seorang Ibu di Cakung Tega Bunuh Anaknya

Lisa (22) diduga membunuh anaknya sendiri yang baru berusia 3 tahun di rumah kontrakannya di RT 02/RW 09, Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/2/2019) sekira pukul 18.30 WIB. Herawati, menduga tetangganya tersebut tega menghabisi nyawa anaknya akibat frustasi lantaran himpitan ekonomi yang membelitnya. Terlebih lagi, tak banyak tetangga yang mengetahui sosok suami Lisa lantaran ia hanya tinggal di kontrakan itu bersama ibu angkat yang bernama Holidawati dan anaknya.

"Enggak ada yang tahu suaminya. Kami saja cuma lihat sekali saja suaminya datang pas 'engkong' meninggal," ujar Herawati di Gang Jenggot, Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (1/3/2019). Engkong merupakan suami Holidawati. Awalnya mereka mengontrak di tempat yang berjarak beberapa blok saja dari kontrakan Lisa.

Ketika engkong meninggal sekira 2 bulan lalu, Holidawati memutuskan untuk tinggal bersama Lisa. Herawati menyatakan, ibu angkat Lisa kesehariannya bekerja sebagai 'pemancing angkot KWK' yang hanya duduk di angkot seakan akan mobil tersebut ada penumpangnya. Hal itu dilakukan lantaran penumpang lebih tertarik menaiki angkot yang ada penumpangnya.

Ketika angkot penuh dengan penumpang yang asli, Herawati turun dan diupah Rp 2.000 per mobil. "Ibu angkatnya kerja sore, pulang malam, pas kejadian dia enggak ada. Lalu tetangga ngasih tahu dan dia langsung pulang. Dia yang angkat jenazah anaknya Lisa," ucapnya. Sedangkan tetangga lainnya, Lita Wati menduga bahwa Lisa depresi setelah 'engkong' meninggal.

Praktis Holidawati menjadi tulang punggung keluarga lantaran Lisa sama sekali tak bekerja. "Stres kali ya sejak engkong enggak ada. Jadi semakin pendiam Lisa, keluar rumah kalau mau ke warung saja," tutur Lita. Acep, tetangga Lisa lainnya mengatakan bahwa Lisa beserta suaminya yang bernama Aswat sering dirundung masalah.

Aswat bekerja sebagai sopir Angkot KWK. Namun, belakangan ini ia diketahui ingin berhenti bekerja. "Suaminya jarang pulang. Katanya sih sudah cerai. Suaminya minta rujuk, tapi ibu angkatnya enggak mau karena suaminya malas bekerja," ungkap Acep.

Ia pun menduga cobaan bertubi tubi yang dialami Lisa menyebabkannya frustasi hingga jadi pemicu tega menghabisi nyawa anaknya yang masih berumur 3 tahun. "Mungkin depresi ya, karena himpitan ekonomi, ditambah banyak masalah," ujarnya.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close