Nasional

Masih Ada Pemeriksaan Lanjutan Rapid Test Dinyatakan Negatif Corona Kondisi Terkini Andrea Dian

Aktris tanah air, Andrea Dian mengungkapkan telah melakukan rapid test dan hasilnya negatif. Kabar tersebut disampaikan melalui unggahan cerita akun media sosial Instagram @andreadianbimo. Andrea menuturkan telah melakukan rapid test, Rabu (1/4/2020) siang.

Kemudian, istri dari Ganindra Bimo ini memberikan informasi soal hasil rapid test melalui Instagram di malam hari. Andrea menyampaikan, hasil dari tes cepat atau rapid test dirinya memiliki hasil negatif. Guys mau kasih tahu hasil rapid testnya yang tadi siang," ucap Andrea.

"Puji Tuhan hasilnya negatif," lanjutnya. Meski demikian, Andrea mengaku masih harus mengikuti serangkaian pemeriksaan lanjutan. Nantinya apabila hasil dari tes tersebut normal, maka akan ada kemungkinan Andrea boleh kembali ke rumah.

Di akhir videonya, perempuan kelahiran 1985 ini meminta doa agar hasil pemeriksaan lanjutan sesuai dengan keinginannya. "Tapi aku masih harus ngikutin beberapa tes lagi," jelas Andrea. "Kalau misalkan hasilnya bagus mungkin aku diperbolehkan pulang."

"Doain ya, thank you ," imbuhnya. Andrea menceritakan awal mulai sakit hingga dinyatakan positif virus corona melalui tayangan langsung di akun media sosial Instagram, @andreadianbimo. Tayangan itu berlangsung, pada Senin (30/3/2020).

Andrea menuturkan, sempat merasa demam dan hanya terjadi di malam hari. Kala itu, demam berada di kisaran 37,5 derajat celcius hingga 38 derajat celcius. Demam yang cukup tinggi membuat Andrea memutuskan untuk periksa ke rumah sakit.

Istri dari Ganindra Bimo ini takut apabila sedang alami gejala demam berdarah (DBD) atau tipes. Sesampainya di rumah sakit, Andrea langsung menjalani pengambilan darah. Setelah itu didapati hasil trombosit dan leukosit Andrea menurun.

"Jadi aku itu awalnya kaya demam di 37,5 38," terang Andrea. "Nah itu panasnya cuma di malam, jadi aku pikir ke rumah sakit aja mau cek takutnya gejala DBD atau tipes." "Sampai di rumah sakit aku diambil darahnya dicek, ternyata emang trombositnya turun leukositnya juga," tambahnya.

Tidak sampai di situ, Andrea juga menjalani rontgen untuk paru paru. Dari situ diketahui paru parunya bersih tidak ada tanda tanda Covid 19. "Dan aku sempat rontgen thorax, paru paru nah itu hasilnya bersih," jelas Andrea.

Akhirnya Andrea dirawat di rumah sakit dengan diagnosa demam berdarah. Sejak hari pertama, saat menjalani perawatan diberi vitamin hingga obat penurun panas. Setelah itu suhu badan Andrea sudah kembali normal.

Dua hari selanjutnya ia diminta untuk melakukan CT Scan. "Akhirnya aku dirawat 'kan, hari pertama dikasih vitamin, paracetamol, suhu badan aku udah normal," ucap Andrea. "Sampai akhirnya lusa itu aku diminta untuk CT Scan," imbuhnya.

Hasil CT Scan menunjukkan, terdapat seperti ada kabut di paru paru milik Andrea. Menurut para dokter, temuan di organ dalam Andrea merupakan gejala dari Covid 19. Namun juga dapat didiagnosa karena autoimunnya yang inflamasi.

Setelah hasil CT Scan itu keluar, Andrea menuturkan langsung dimasukkan ke dalam ruang isolasi di rumah sakit. "Dari situ dilihat ternyata aku itu ada kaya istilahnya kabut di paru paru," ungkap Andrea. "Itu 'kan mungkin kalau menurut ahli paru paru adalah gejala Covid atau bisa jadi autoimun inflamasi."

"Tapi akhirnya setelah itu aku di isolasi langsung di rumah sakit," ucapnya. Setelah masuk ke ruang isolasi, Andrea melakukan pengecekan lebih lanjut terkait kemungkinan Covid 19. Andrea melakukan tes swab untuk mengetahui positif maupun negatif.

Kala itu pemeriksaan dilakukan dengan sebuah alat yang sangat kecil. Kemudian alat itu berfungsi untuk mengambil cairan di hidung serta mulut. Untuk mengetahui hasilnya, Andrea harus menunggu selama tiga hari.

Setelah itu baru diketahui ternyata Andrea positif terjangkit corona. Lalu Andrea langsung dipindahkan ke rumah sakit rujukan pemerintah khusus menangani virus ini. "Habis itu besokannya aku diswab," tutur Andrea.

"Jadi diambil pake alat kaya cotton bud tapi kecil banget, diambil cairan dari hidung trus ke dalem mulut diambil paling dalem cairannya dicek." "Nah aku swab pertama nunggu sekitar tiga hari, habis itu hasilnya ternyata positif," ucap dia. "Dari situ aku dipindahin ke rumah sakit rujukan pemerintah," lanjutnya.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close