Seleb

Mengenal Sosok McDanny, Komika Beken yang Diciduk Polisi karena Narkoba

Kabar mengejutkan datang dari McDanny. Pelaku stand up comedy atau komedian komedian tunggal itu diciduk polisi karena terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Konon sebagai komika, McDanny dibayar Rp 1 juta per menit setiap kali tampil. Mungkin belum banyak yang mengenalnya. Untuk diketahui, McDanny sebelum menjadi komika pada 2011, mengawali karier sebagai penyiar radio, salah satunya di Bandung.

Namun,McDannyalias Dani Wijaya Wardhana ditangkap Polres Metro Tangerang Kota setelah mengkonsumsi sabu. McDanny ditangkap bersama rekan seprofesinya Alfonsus Renato Fenady (32) di kawasan Salemba, Jakarta Pusat pada 25 Agustus 2019. McDanny mengaku tekanan pekerjaan dan alasan stamina menjadi alasan bersama temannya mengonsumsi obat obatan terlarang.

"Kalau secara ego memang untuk stamina karena pekerjaan, itu kalau secara ego ya," ucap pada Jumat (30/8/2019). Ia mengaku sudah tiga bulan menggunakan barang haram tersebut dari orang berinisial RL yang masih berstatus buronan polisi. "Makainya (sabu) kalau lagi enggak di panggung, karena kalau pakai itu kan pikiran jadi ngablu. Cuma buat rileks aja," tutur .

Sementara, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim menjelaskan keduanya merupakan artis komedian yang biasa tampil di salah satu tayangan televisi swasta. "Pelaku ini public figure stand up comedy. Pelaku masih aktif beberapa kali ikut tingkat nasional," ujar Karim di Mapolrestro Tangerang Kota, Jumat (30/8/2019) petang. Saat penangkapan, dan rekannya tersebut terciduk menyimpan narkotika jenis sabu yang tersimpan dalam dua paket seberat 0,65 gram dan 0,32 gram.

Kini keduanya terpaksa mendekam di balik jeruji Polres Metro Tangerang Kota dan dijerat pasal 114 ayat (1) Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. "Ancaman hukuman enam tahun penjara, paling lama 20 tahun penjara atau seumur hidup," tutup Karim. Sebelum menjadi komika, rupanya sempat menjadi penyiar radio dari tahun 2002 2011.

McDanny terakhir menjadi penyiar di Radio Cosmo Bandung. McDanny mulai dikenal publik saat mengawali karier di acara Show pada 2011. Ia juga aktif dalam komunitas stand up comedy, diketahui dari pengakuan komika sekaligus sutradara Ernest Prakasa.

Tak cuma jadi komika, sempat membintangi berbagai film yang tayang di bioskop. Bahkan, berkat membintangi film Marmut Merah Jambu dan Bajaj Bajuri The Movie pada tahun 2014, namanya kian populer di telinga publik. Di tahun 2015, turut bermain di film This Is Cinta, Gangster, Warisan Olga, Relationshit.

Sementara di tahun berikutnya, sempat beradu akting dengan Indro Warkop di film Warkop DKI Reborn: Jangkrink Boss! Part 1, juga bermain dalam Koala Kumal dan Surga di Telapak Kaki Ibu. Pada 2017, beradu akting dengan Baim Wong di film Moammar Emka's Jakarta Undercover. Ia juga bermain dalam film Sweet 20. Di tahun 2019, McDanny sempat bermain film Yowis Ben bersama Bayu Skak dan Joshua Suherman.

Selain main film, ternyata bermain di beberapa judul ftv. Komika itu sempat beradu akting dengan Eriska Rein dalam FTV berjudul Kutangkap Maling Kudapat Pacar pada 2015 lalu. Bareng Tyas Mirasih, Jamil, dan Mo Sidik, ia kembali dipercaya untuk bermain di Sudah Pasti Bikin Onar.

Karier di dunia entertainment tampak kian melejit, ia pun dipercaya memandu beberapa acara di televisi. McDanny diketahui pernah memandu talk show Sebelas Duabelas bersama Pandji Pragiwaksono di KompasTV. Selain itu, juga memandu program kompetisi komedi Audisi Pelawak Indonesia (API).

Bahkan, dipercaya MNCTV dan Ekomando untuk jadi host Komik Selebriti. McDanny juga sempat memandu acara Super Tawa bersama Babe Cabita. Berdasarkan video program acara Q&A yang ditayangkan pada 22 Agustus 2018 lalu, terungkap besaran penghasilan stand up comedy sebenarnya.

Hal tersebut bermula ketika Maman Suherman mempertanyakan isu honor stand up comedy sebesar Rp1 Juta per menit. Sebagai stand up comedy senior, Soleh Solihun pun angkat bicara mengenai rumor tersebut. Menurut Soleh Solihun, penghasilan komika lebih dari Rp1 juta jika dihitung hitung.

"Lebih sih kalau dihitung hitung," ungkap Soleh Solihun. Soleh Solihun lantas menceritakan pengalamannya. "Kalau saya manggung off air kurang lebih 15 20 menit, kurang lebih mirip lah," papar Soleh Solihun.

"Itu maksudnya lucu enggak lucu tetap dibayar?" tanya Opick Kumis. "Makanya sebelum tampil dibayar lunas, jadi kalau enggak lucu tinggal kabur," kelakar Soleh Solihun.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close