Techno

Menkominfo Rudiantara Mengaku Belum Tahu Model Bisnis Teknologi 5G yang Dikembangkan Huawei

Teknologi jaringan seluler generasi kelima atau 5G tengah ramai diperbincangkan secara global. Beberapa telepon genggam pintar gencar merilis produk 5G seperti Huawei, Samsung dan LG. Menganggapi kesiapan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memilih untuk melihat terlebih dahulu bagaimana model bisnis dari jaringan 5G tersebut. Menurut Menteri Kominfo Rudiantara, terkait produk 5G tersebut perlu dilakukan uji coba pada produk produk seluler lain tak hanya China namun juga produk dari Eropa dan Korea.

Tujuannya agar secara teknis dan fungsional dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat di Indonesia. “Kalau sekarang model bisnisnya saja belum ada. Kalau sudah ada baru kita bisa tahu apa yang harus kita lakukan nantinya,” Jelas Rudiantara, Rabu (5/6/2019). Meskipun menurutnya Indonesia memiliki pasar yang jauh lebih besar dibanding negara lain, ditambah lagi implementasi 5G yang memiliki kecepatan 10 kali lebih cepat dibandingkan 4G LTE dengan tingkatdelayyang lebih rendah, namun apakah masyarakat siap untuk membayar 3 4 kali lebih mahal?

“Artinya model bisnis belum ada, sehingga kita belum tindak lanjuti meskipun memangcorporate markettidak masalah, tapi untukconsumer market nya,” Jelasnya. Ia juga belum bisa memastikan kapan Indonesia akan siap mengadopsi jaringan seluler 5G tersebut, meskipun di negara lain seperti Korea yang dimulai dari pasar korporat. “Wajar kalau Korea lebih dulu dibandingkan Indonesia, karena daya beli masyarakat di Korea lebih tinggi juga dibanding kita,” ujarnya.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close