Metropolitan

Penertiban APK Partai Politik di Jakarta Pusat, Paling Banyak Bendera PPP yang Diamankan

Dari hasil penertiban alat peraga kampanye (APK) partai politik di kawasan Jakarta Pusat, paling banyakAPK jenis bendera milik PPP dan Partai Golkar. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Divisi Pengawasan BawasluJakartaPusatCecep A Rukman saat dikonfirmasi awak media. "Bendera paling banyak itu punya Partai PPP, total ada 918 buah yang kami tertibkan," ucapnya, Jumat (15/3/2019).

"Peringkat kedua ituPartaiGolkar, ada 545 bendera kami turunkan," tambahnya. Sementara untuk spanduk, calon legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra dan Nasdem yang paling mendominasi. Total ada sebanyak 83 spanduk milikCalegdari Partai Gerindra dan 58 milikCalegpartai Nasdem yang ditertibkan di seluruh wilayahJakartaPusat.

"Untuk spanduk paling banyak itu Partai Gerindra dan kedua itu Nasdem," ujarnya. Penertiban ini sendiri dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Daerah (KPUD) Ibukota Jakarta Nomor 175/PL.01.5 KPT/31/Prov/IX 2018 tentang Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dalam Pemilihan Umum 2019. Sebelumnya, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi menyebut, penertiban yang dilakukan Rabu (13/3/2019) kemarin hanya APK yang ada di sejumlah jalan protol.

Sementara itu, APK yang berada di dalam gang gang dan dekat pemukiman warga baru akan ditertibkan pada 13 April 2019 mendatang. Pasalnya, mulai 14 April 2019 hingga jelang pemilu seluruh daerah harus steril dari segala bentuk APK lantaran sudah memasuki minggu tenang. "Ini masih tahap awal, sekarang (penertiban) masih di jalan. Nanti, tanggal 13 April itu (APK) yang di gang gang juga akan kami cabut," ucapnya saat ditemui di Kantor Kecamatan Senen, Rabu (13/3/2019).

"Pokoknya tanggal 13 April hingga 14 April semua APK harus steril," tambahnya.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close