Metropolitan

Polisi Belum Tangkap Pria yang Pamer Kelamin menuju Siswi SMK di Bekasi

, memastikan pihaknya telah melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengungkapkan kasus pria pemar ke siswi di Bekasi. "Kami tetap bergerak tapi kami sangat berharap korban untuk melaporkan, sekarang ini kami lakukan pencegahan pencegahan ya," kata Indarto, Selasa, (24/12/2019). Dia berharap, korban dapat melapor ke pihak kepolisian supaya kasus ini bisa dinaikkan ke ranah pidana.

"Prinsipnya kita udah menurunkan anggota ke lapangan full, paket sudah kita kumpulkan, saksi sudah kami mintai keterangan," ujarnya. "Hanya memang sebetulnya idealnya tuh korban itu laporan kalau korban laporan keterangannya bisa didapat jadi lengkap jadi cepat kita menangkap kalau korban tidak laporan bagaimana kami bisa nangkap," tambahnya. Adapun pelaku jika sudah berhasil diamankan, dapat dikenakan pidana tentang undang undang porno aksi yang melanggar kesusilaan.

"Belum (identitas) tapi kita berupaya lah kalaupun kita tangkap toh gak bisa dinaikan tuh ke persidangan kalau korban tak laporan," jelas dia. Kejadian aksi pemotor pria pamer kemaluan di hadapan siswi SMK terjadi di Jalan Raya Pasar Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Insiden itu terjadi pada, Kamis, (19/12/2019), sekitar pukul 13.00 WIB atau jam pulang sekolah.

Dalam rekaman video, nampak korban sedang berbonceng sepeda motor dengan rekannya sambil berusaha merekam aksi bejat pria yang berkendara di belakangnya. Ketika posisi kendaraan keduanya semakin mendekat, korban langsung memberanikan diri meneriaki pria tersebut yang nampak sudah mengeluarkan nya. Usai diteriaki, pria yang menggunakan sepeda motor Honda Vario warna hitam bernomor polisi B 4743 TEZ itu berbalik arah kabur menjauh dari lokasi kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede, AKP Supriyanto, mengaku, pihaknya sudah melakukan penelusuran terkait video viral di media sosial aksi seorang pemotor pria pamer ke siswi di Bekasi. Selain itu, polisi juga sudah melakukan penyelidikan guna mengetahui identitas terduga pelaku. Salah satunya, dengan mendatangi alamat sesuai nomor plat kendaraan yang digunakan pelaku yakni, B 4743 TEZ

"Kita sudah cek alamat yang sesuai dengan nomor plat tapi ternyata alamatnya sudah tidak dihuni. Karena alamat itu adalah rumah kontrakan," ungkap Supriyanto. Adapun untuk alamat yang tertera pada nomor plat kendaraan, berada di daerah Kelurahan Kepala Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. "Identitas sesuai plat kendaraan pemilik motor berinisial AH usia 38 tahun, kelahiran 1981, kita juga sudah ketemu sama pak RT di sana," jelas dia.

Dari keterangan ketua RT setempat, identitas pemilik kendaraan memang sempat tinggal sesuai alamat yang tertera. "Pak RT sana bilang emang ada dulu warganya atas nama tersebut, dia dulu ikut kakanya dagang tinggal di kontrakan sesuai alamat plat nomor motor," imbuhnya. Ketua RT setempat juga tidak mengetahui kemana mantan warganya itu pindah.

"Karena pas pindah enggak ngomong, udah lama juga enggak tinggal di sana," jelas dia. Polisi dari Polsek Pondokgede sejauh ini telah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dengan mendatangi tempat kejadian perkara serta memeriksa saksi korban. "Kita sudah cek TKP sama ketemu korban di sekolahnya di Global Surya Mandiri," kata Kanit Reskrim Polsek Pondokgede, AKP Supriyanto, Senin, (23/12/2019).

Supriyanto, menjelaskan, saat ini saksi korban belum mau membuat laporan atas kejadian yang menimpanya. "Cuma kemarin gurunya minta biar pelakunya diamankan dulu saja baru nanti kalau diminta untuk tindakan lebih lanjut dia bersedia," jelasnya. Terdapat tiga orang saksi korban yang pada saat itu berbonceng satu motor, semuanya merupakan siswi yang sama.

"Kemarin sudah kita tanya tanya juga, jadi korban ini memamg sudah diikutin dari jauh, terus sadar ada aneh dari pemotor yang di belakangnya," ujar Supriyanto. Untuk dugaan pelecehan seksual, pelaku dari keterangan saksi korban menampakkan organ vital saat berkendara. Satu tangan memegang sambil satu tangan lainnya memegang kemudi motor. "Enggak dilempar sperma, cuma itu laki laki tiba tiba ngeluarin kelaminnya pas di motor," paparnya.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close