Pendidikan

Program DKAI Wujudkan Generasi Kompetitif Berkarakter Berkualitas & Adaptif Terhadap Perubahan

Peningkatan daya saing regional merupakan salah satu poin yang diangkat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2019 ini. Program edukatif seperti Dancow Kreasi Anak Indonesia (DKAI) merupakan salah satu upaya yang dapat membantu pemerintah khususnya Direktorat Pembinaan SD Ditjen Dikdasmen Kemendikbud dalam mewujudkan generasi kompetitif, berkarakter, berkualitas, dan adaptif terhadap perubahan. "Melalui program ini, diharapkan siswa dapat mengoptimalkan daya juang, kerja keras, kemandirian, serta membangun komunikasi yang baik antar sesama," kata Direktur Pembinaan Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Dr H. Khamim, M.Pd saat pengumuman pemenang ajang DKAI di Jakarta, Selasa (4/11/2019).

Dengan begitu, kata dia selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional dan sosial mereka juga dapat membangun kepribadian yang berkarakter sebagai putra dan putri Indonesia, calon pemimpin Indonesia yang hebat di masa depan. Tak hanya siswa, para pengajar pun dapat semakin termotivasi dalam memberikan pelajaran yang berkualitas, sehingga bersama dengan anak didiknya dapat berinovasi menjawab tantangan tantangan yang ada di sekitar.” DKAI merupakan kompetisi antar sekolah dimana anak diajak untuk membuat ide kreasi dari empat pilihan bidang: Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Nutrisi, Lingkungan, dan Seni & Kreativitas.

Program ini ditujukan bagi siswa kelas 3 5 SD, dan pendaftaran dibuka sejak tanggal 15 Maret hingga 30 Juni 2019. Penyelanggaraan DKAI yang pertama ini disambut hangat para siswa SD di Indonesia, dengan lebih dari 1.200 siswa mendaftarkan ide kreasi mereka. Business Executive Officer Dairy PT. Nestlé Indonesia, Windy Cahyaning Wulan mengatakan, kompetisi diadakan karena anak Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai inovator masa depan. "Kami tergerak untuk menggelar program yang dapat memberikan kesempatan kepada anak Indonesia dalam menuangkan kreativitasnya,” katanya.

Pada acara Awarding Night DKAI, terpilihlah 3 (tiga) ide kreasi terbaik berdasarkan hasil penjurian final yang dilakukan oleh perwakilan DANCOW Fortigro dan 2 (dua) orang juri tamu yaitu Dik Doang, dan juga Shahnaz Haque, public figure yang dikenal aktif dalam membagikan kiat pola asuh anak. Salah seorang juri, Shahnaz Haque mengatakan, siswa kelas 3 – 5 SD (usia 9 – 11 tahun) pada umumnya sudah mulai dapat memecahkan masalah secara logis. Mereka juga sudah mulai mampu berpikir secara lebih ilmiah dan mampu mengembangkan kekhawatiran mengenai isu isu sosial dan identitas.

"Ide ide kreasi yang dikembangkan selama program DKAI bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif solusi di masa yang akan datang,” kata Shahnaz Haque. Berikut pemenangnya? Pemenang Favorit DANCOW Kreasi Anak Indonesia 2019

● Siswa Duta Persahabatan : Satria Ramadhan, SD Nurul Huda I Yapis (Jayapura) ● Siswa Duta Teraktif : Khodijah, SDN Nurul Fitri (Banjarmasin) ● Guru Pendamping Terbaik : Devi Nuranti, SDN Kebon Baru 5 (Cirebon)

● Fasilitator Terbaik 1 : Julita Permatasari (Medan) ● Fasilitator Terbaik 2 : Uyunun Jariah (Malang) ● Fasilitator Terbaik 3 : Arief Al Fatih (Surabaya)

● Yel Yel Terbaik : SLB A Karya Murni (Medan) Para Pemenang Pilar Nutrisi: ● Juara 1 : SDN Cempaka Putih 03, Jakarta (1.860 poin) ● Juara 2 : SDN Kebon Baru 05, Cirebon (1.740 poin)

● Juara 3 : SDN Inpres Watusampu, Palu (1.730 poin) ● Harapan I : SDN Manyaran 02, Semarang (1.650 poin) ● Harapan II : SDIT Nurul Fikri, Banjarmasin (1.330 poin)

Para Pemenang Pilar Seni dan Kreativitas: ● Juara 1 : SD Dinoyo 03, Malang (1.930 poin) ● Juara 2 : SLB A Karya Murni, Medan (1.680 poin) ● Juara 3 : SDN 105341 Durian, Medan (1.580 poin)

● Harapan I : SD Tarakanita Bumijo 1, Yogyakarta (1.480 poin) ● Harapan II : SDN Kebun Bunga 05, Banjarmasin (1.360 poin) Para Pemenang Pilar Lingkungan: ● Juara 1 : SDIT Al Hikmah Bintara, Bekasi (1.900 poin)

● Juara 2 : SD Nurul Huda 1 Yapis, Jayapura (1.800 poin ● Juara 3 : SD Klojen, Malang (1.780 poin) ● Harapan I : SD Kharisma, Makassar (1.400 poin)

● Harapan II : SD Muhammadiyah 16, Surabaya (1.270 poin) Para Pemenang Pilar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi: ● Juara 1 : SDK Santa Clara, Surabaya (1.980 poin)

● Juara 2 : SDN 060827, Medan (1.620 poin) ● Juara 3 : SDN 105341 Durian, Medan (1.510 poin) ● Harapan I : SDN Pemurus Dalam 6, Banjarmasin (1.500 poin)

● Harapan II : SDN 02 Seba, Kupang (1.470 poin)

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close