Bisnis

PT Asabri Berutang Rp43 T Tersandung Kasus Dugaan Korupsi

Isu dugaan korupsi di PT Asabri (Persero) tengah hangat diperbicangkan masyarakat. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, HAM Mahfud MD mengatakan dugaan korupsi di Asabri melibatkan dana yang jumlahnya lebih dari Rp10 Triliun. Menyelusuri laporan keuangan PT Asabri (Persero) tahun 2017, Senin (13/1/2020) tercatat perusahaan asuransi berplat merah itu memiliki utang sebesar Rp43,6 triliun. Angka itu melonjak dari posisi utang pada tahun sebelumnya sebesar Rp36,34 triliun.

"Jumlah liabilitas Asabri pada akhir tahun 2017 adalah sebesar Rp43,61 triliun, naik Rp7,2 triliun atau 20 persen dibanding tahun 2016 sebesar Rp36,34 triliun," demikian bunyi laporan keuangan Asabri. Dijelaskan lebih lanjut, peningkatan utang itu terutama didorong oleh penambahan utang investasi hingga 291,22 persen, akumulasi iuran pensiun sebesar 24,96 persen, dan meningkatnya liabilitas pembayaran pensiun sebesar 20,25 persen. Porsi utang terbesar adalah akumulasi iuran pensiun sebesar Rp25,69 triliun, naik Rp5,1 triliun atau 24,96 persen dari tahun sebelumnya.

Diikuti oleh utang kepada pemegang polis yang mencapai Rp14,92 triliun. Angka itu naik Rp796 miliar atau 5,64 persen dibanding tahun 2016 sebesar Rp14.12 triliun. Kemudian utang investasi sebesar Rp1,6 triliun dan liabilitas pembayaran pensiun senilai Rp1,24 triliun. Selanjutnya akrual dan utang lainnya sebesar Rp62 miliar, utang pajak Rp59,9 miliar, liabilitas imbalan kerja sebanyak Rp24,5 miliar dan pendapatan diterima di muka sebesar Rp3,2 miliar.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close