Techno

Punya Memori 512 GB, Percuma Atau Berguna?

Kalau dulu main game dianggap hiburan sesaat, kini kamu bisa meraup untung melalui industri e sport. Semenjak diakui sebagai cabang olahraga digital, banyak orang menjadikan gamer sebagai profesi baru yang menjanjikan. Tidak cuma tekun latihan, mendalami e sport juga perlu memperhatikan perangkat yang kita gunakan. Karena telah menjamah ranah mobile game, maka memilih smartphone pun tidak boleh ngawur. Kadang yang kita perhatikan hanya fitur kamera, desain, dan harga. Masalah memori internal sering dilupakan. Padahal hampir semua mobile game membutuhkan kapasitas storage yang besar. Sebut saja PUBG Mobile yang membutuhkan memori sebesar 2.89 GB. Belum lagi, Fortnite dan Ragnarok M yang masing masing bisa menghabiskan total 4 GB.

Itu pun memerlukan pembaharuan sistem versi terbaru agar kita tidak ketinggalan update. Lalu, sebenarnya berapa kapasitas memori yang kita butuhkan? Berikut gambaran ideal memori internal sebuah smartphone. Hidup di era digital tentu membutuhkan aplikasi media sosial. Okelah Facebook sudah tidak aktif lagi, tapi bagaimana dengan Instagram dan Twitter? Twitter biasanya kita gunakan untuk mengincar informasi secara cepat. Aplikasi ini bisa menghabiskan sekitar 50 an MB. Nah, bagaimana dengan Instagram? Justru media sosial ini lebih hemat dibandingkan Twitter, hanya butuh 40 MB saja tapi memakan kuota internet cukup banyak karena semua konten berbau foto dan video.

Kamera beresolusi besar memang penting untuk dimiliki sebuah smartphone tapi tentu membutuhkan memori besar juga untuk menyimpan foto foto kece. Apalagi ketika traveling, kita pasti merekam banyak momen khususnya para vlogger atau YouTuber. Setidaknya smartphone membutuhkan 300 an MB untuk sebuah video 4K. Nah, ini yang sering kita butuhkan ketika menunggu kemacetan di busway atau mobil kalau sudah bosan main game. Film sudah menjadi salah satu keperluan di kala stres menyerang. Tapi tahukan, tidak seru kalau mengunduh film dengan resolusi rendah? Sayangnya, 1 film Full HD bisa memakan 8 GB. Buat penggemar serial drama Korea, setidaknya kita bisa menghabiskan waktu untuk menonton 2 3 video. Wah, kebayang kan berapa memori yang sudah kita habiskan?

Aplikasi yang satu ini rasanya sudah rutin digunakan untuk ranah pekerjaan. Mau enggak mau, kita harus install aplikasi seperti WhatsApp dan Line. Sebagai aplikasi chatting paling populer, WhatsApp tergolong hemat memori yaitu sekitar 50 an MB. Hanya saja biasanya orangtua rajin sekali mengirim video video ke grup keluarga. Jadi, konten yang kita unduh ikut memakan memori. Berbeda dengan WhatsApp, Line paling rakus soal memori, bisa mengkonsumsi hingga 100 an MB. Memang sih aplikasi ini kaya akan konten menarik.

Selain beragam aplikasi di atas, kamu juga membutuhkan ruang untuk menyimpan dokumen dokumen penting. Apalagi kalau pekerjaan kamu mobile dan perlu mengedit kerjaan di jalan. Biasanya dokumen dengan format .PSD dan .ai yang membutuhkan banyak memori. Belum lagi aplikasi transportasi online untuk pesan kendaraan atau makanan. Umumnya memori internal smartphone paling besar adalah 128 GB. Namun, wajarnya kita membutuhkan memori seperti laptop sekitar 500 GB agar tidak repot memindahkan dokumenke cloud, laptop, atau bahkan menghapus momen momen penting tersebut. Semoga segera ada smartphone yang bisa menjawab permasalahan di atas yah!

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close