Nasional

Sandiaga Istirahat dari Dunia Politik: Mungkin dalam Beberapa Bulan ke Depan akan Kita Putuskan

Mantan Calon Wakil Presiden pada Pemilihan Presiden 2019, Sandiaga Uno menyatakan dirinya sedang istirahat dari dunia politik. Sandiaga Uno akan menentukan akan lanjut atau tidak di dunia politik dalam beberapa bulan ke depan. "Saya sekarang jeda berpolitik. Mungkin dalam beberapa bulan ke depan kita putuskan bersama," kata Sandiaga ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta, Sabtu (21/9/2019).

Sandiaga Uno mengungkapkan banyak orang yang mendukung dirinya kembali ke Partai Gerindra. Sandiaga juga masih berkomunikasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Mereka berkomunikasi soal peluang Sandiaga kembali menjadi politikus di Partai Gerindra.

"Kemarin bertemu dengan Pak Prabowo. Pembicaraan ini terus dan saya nyaman berbicara dengan Pak Prabowo. Pak Prabowo menginginkan kita terus berada di tengah tengah masyarakat. Ke depan kita berharap terus bersinergi," tutur Sandiaga. Sandiaga Uno keluar dari Partai Gerindra untuk maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Prabowo meminta Sandiaga mundur agar diterima oleh dua partai politik pengusung, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Jika Sandiaga Uno tidak ke luar dari Partai Gerindra, maka pasangan capres dan cawapres berasal dari Partai Gerindra. Sandiaga Uno juga menyoroti posisi wakil gubernur DKI Jakarta yang lowong saat ini. Posisi tersebut lowong karena Sandiaga Uno mengundurkan diri.

Sandiaga mundur untuk mengikuti pemilihan presiden 2019. Sandiaga berharap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta segera memilih pengganti dirinya. "Saya mendukung supaya segera. Kasihan Pak Anies, jomblonya terlalu lama," kata Sandiaga.

Dia berharap pemilihan wakil gubernur menjadi agenda pertama yang dikerjakan DPRD DKI Jakarta periode 2019 2024 setelah alat kelengkapan dewan dibentuk. Sandiaga meminta DPRD DKI Jakarta tidak mendahulukan kepentingan kelompok mereka. "Harus segera, cepat. Ini sudah terlalu lama," ujar dia.

Sandiaga Uno memastikan dirinya tidak akan kembali menjadi wakil gubernur DKI Jakarta. Menurutnya kursi wakil gubernur DKI Jakarta adalah jatah Partai Keadilan Sejahtera. Partai Gerindra dan PKS telah mencalonkan Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.

Mereka adalah kader kader PKS. Nama mereka telah diserahkan ke DPRD DKI Jakarta, namun proses pemilihan wakil gubernur terhenti. Masa tugas anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014 2019 berakhir pada Agustus lalu dan digantikan oleh anggota periode 2019 2024.

DPRD periode 2019 2024 belum membahas pemilihan wakil gubernur karena alat kelengkapan dewan belum dibentuk. Pimpinan sementara DPRD DKI masih menunggu nama yang akan menjadi ketua DPRD dari PDI Perjuangan dan nama calon wakil ketua dari Partai Demokrat.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close