Metropolitan

Tapi Akibat Tawuran Remaja Tewas dengan Luka Bacok Bukan Usai Nonton Persita Vs Sriwijaya FC

Seorang remajaditemukan tewasdengan luka bacokan diSitu Bulakan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Kabarnya, remaja bernama Suhendi tewas usai menyaksikan laga Persita Tangerang melawan Sriwijaya FC. Polisi pun menjelaskan Suhendi tewas bukan karena usai nonton bareng pertandingan tersebut.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring mengatakan, remaja 16 tahun tersebut tewas karena aksi tawuran antar dua SMP di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Pihak kepolisian pun sudah mengamankan dua rekan Suhendi yang pergi bersama korban sebelum berpamitan dari kediamannya di bilangan Jatiuwung, Kota Tangerang. Hingga saat ini dua rekan Suhendi itu masih dilakukan pemeriksaan dan bersama Polsek Pasar Kemis masih mendalami kasus tersebut.

"Dua orang ini (rekan Suhendi) masih sebagai saksi, ini tawuran jadi tidak ada hubungannya dengan suporter. Jadi ada acara reuni dari salah satu sekolah mereka untuk merayakannya dalam bentuk kegiatan tauwarn," jelas Aditya saat dikonfirmasi, Sabtu (23/11/2019). Aditya mengatakan lantaran lokasi pembacokan berada di Kabupaten Tangerang, jajarannya akan berkoodinasi dengan Polsek Pasar Kemis. Ia pun berjanji sesegera mungkin mengungkap kasus yang mendera Suhendi kemarin.

"Kami bersama sama Polsek Pasar Kemis akan menyelidiki dan mengungkap kejadian ini," singkat Aditya. Telah diberitakan sebelumnya, seorang suporter tutup usia setelah menerima sabetan benda tajam usai menonton kemenangan sekaligus lolos ke Liga 1 2020. Suhendi, 16 tahun, tewas setelah dibacok berkali kali dibagian perut dan punggung.

Peristiwa mengenaskan itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB dan sampai saat ini terduga pelaku penyerangan itu belum dapat teridentifikasi. Tante korban bernama Aam Amsiyah (53) menjelaskan, keponakannya sempat menyampaikan keinginannya untuk nonton bareng pertandingan klub bola kesayangannya Persita Tangerang. Namun, Aam tidak mengetahui lokasi nonton bareng tersebut.

Sebab, pertandingan diketahui bermain di Stadion I Wayan Dipta, Bali. "Tahu tahunya kejadiannya pembacokan dan saya tahunya itu pukul 18.00 WIB, dikabari via telepon kalau Suhendi dibacok sama orang," jelas dia saat ditemui di RSUD Kabupaten Tangerang, Jumat (22/11/2019). Aam menambahkan, Suhendi merupakan salah satu suporter setia dan sampai saat ini masih menunggu dua rekan Suhendi yang diketahui pergi bersama saat nonton bareng itu.

"Iya dia kena luka bacok tadi saya sudah liat jenazahnya. Dia sebelumnya sore tadi pamitan memang mau nobar Persita," kata Aam.

Tags
Show More

Ririna Nafiza M

Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud. Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close